SURAT CINTA UNTUK PEJUANG


Ikhwahfillah..Saudara-saudariku yang insya Allah dicintai Allah. Apa kabar IMAN hari ini? Sudahkah kita isi dengan amalan-amalan terbaik kita? Saudara/iku, waktu terus bergulir. Menorehkan tinta-tinta emas sejarah. mengukir legenda-legenda baru di altar kehidupan. Menggoreskan nama-nama pahlawan dalam kanvas peradaban. Waktu terus melaju, tanpa peduli siapa yang siap dan tidak siap dalam menghadapi hidup. siapa yang sadar dan tidak sadar akan sisa umurnya. Waktu terus melaju, meninggalkan para pecundang di belakangnya, dan melaju bersama para pahlawan yang menghiasinya.


Amanah ini akan datang, diminta atau tidak. ia tidak peduli apakah kita siap atau tidak. Kita ingin atau tidak. Kita butuh atau tidak. Pilihannya hanya sedikit, menerimanya dengan kesiapan, menerimanya dengan ketidaksiapan, atau menjadikan kita generasi yang terlewatkan, tergantikan. Maka yang kita butuhkan adalah kebersamaan. Lihatlah amanah ini, amanah yang mau tidak mau harus kita emban: bersama. tidak ada permintaan yang lebih selain mari kita menyiapkan diri kita sebaik-baiknya. bersama-sama, bukan personal.

Sejarah telah mengajarkan kita banyak hal. Bagaimana Muhammad Al Fatih telah mempersiapkan ke-panglimaannya semenjak ia kecil. obsesinya membawanya menjadi sebaik-baik panglima yang memimpin sebaik-baik pasukan dalam penaklukan Konstatinopel. Obsesi yang murni dan bening, yang berasal dari kata-kata manusia terbaik sepanjang masa: Muhammad saw.

Lalu bagaimana dengan kita? Percayalah masa kampus ini sangatlah singkat, inilah momentum emas kita untuk memberikan yang terbaik untuk Allah, untuk dakwah islam di kampus IPB, di Indonesia, bahkan di dunia.
Mari kita bersama berjuang untuk mencetak para pemimpin tangguh yang akan membangun peradaban Islam. Momentum penyambutan sudah di depan mata. Mari kita sambut “unta-unta merah” dengan mengajak kepada kebaikan yang akan mengantarkan kita semua kepada Jannah-Nya. (Insya Allah). 

          “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berpegang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) dari pada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah :11)

No comments:

Post a Comment